Jakarta, Borneosatu.co.id – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital kembali menghadirkan MudikPedia 2026, sebuah panduan digital yang menyediakan berbagai informasi penting bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik pada momen Idulfitri 1447 Hijriah.
Platform ini dirancang untuk memudahkan masyarakat memperoleh informasi resmi dari berbagai instansi pemerintah dalam satu akses. Melalui MudikPedia, pemudik dapat mengetahui berbagai informasi penting seperti kondisi lalu lintas, jalur perjalanan, layanan kesehatan, hingga prakiraan cuaca selama periode mudik.
Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kemkomdigi, Fifi Aleyda Yahya mengatakan MudikPedia disiapkan sebagai sarana informasi yang membantu masyarakat merencanakan perjalanan dengan lebih matang.
Menurutnya, kehadiran platform tersebut diharapkan dapat memberikan akses informasi yang akurat dan terkini sehingga perjalanan mudik dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan terencana.
“MudikPedia menyediakan berbagai informasi resmi yang dibutuhkan masyarakat selama periode mudik Lebaran,” ujarnya di Jakarta, Jumat (13/3/2026).
Beragam informasi yang tersedia dalam MudikPedia berasal dari sejumlah instansi terkait, di antaranya jalur mudik dari Kementerian Perhubungan dan informasi jalan dari Direktorat Jenderal Bina Marga. Selain itu, masyarakat juga dapat memantau kondisi lalu lintas melalui CCTV di jalan tol maupun pelabuhan.
Tidak hanya itu, platform ini juga menyediakan akses menuju pemesanan tiket kereta api dan kapal ferry, informasi lokasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, hingga informasi penukaran uang Lebaran dari Bank Indonesia.
Sementara itu, berdasarkan perkiraan Kementerian Perhubungan, jumlah masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik pada Lebaran 2026 diprediksi mencapai sekitar 143,91 juta orang atau sekitar 50,60 persen dari total penduduk Indonesia.
Untuk mendukung kelancaran arus mudik, pemerintah juga telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, seperti pemeriksaan kelayakan transportasi, penambahan armada angkutan, program mudik gratis, hingga penerapan rekayasa lalu lintas seperti sistem contra flow dan one way di sejumlah jalur utama.
Dengan adanya MudikPedia 2026, pemerintah berharap masyarakat dapat merencanakan perjalanan mudik secara lebih matang sehingga arus perjalanan selama masa Lebaran dapat berjalan dengan aman, lancar, dan nyaman. (red/foto:ist)











