Nusantara

Kunjungi Humbang Hasundutan, Wamen Ossy Soroti Pentingnya Data Akurat demi Pelayanan Lebih Pasti

3
×

Kunjungi Humbang Hasundutan, Wamen Ossy Soroti Pentingnya Data Akurat demi Pelayanan Lebih Pasti

Sebarkan artikel ini

Humbang Hasundutan, Borneosatu.co.id – Di tengah upaya pemerintah memperbaiki layanan pertanahan, Ossy Dermawan menegaskan bahwa satu hal mendasar tak boleh diabaikan: akurasi data.

Pesan itu disampaikannya saat mengunjungi Kantor Pertanahan setempat, Rabu (1/4/2026). Dalam suasana yang hangat namun penuh penekanan, ia mengingatkan bahwa berbagai persoalan tanah yang selama ini terjadi kerap berakar dari data yang belum tertata dengan baik.

“Dalam pekerjaan kita sehari-hari di BPN, semuanya berbasis data. Ketika ada masalah, sering kali ujungnya kembali ke data yang belum akurat,” ujarnya di hadapan jajaran pegawai.

Di daerah yang dikenal dengan bentang alam perbukitan ini, upaya pembenahan data pertanahan terus berjalan. Tiga kecamatan dengan tingkat kepadatan tinggi telah berhasil dipetakan. Bahkan, Humbang Hasundutan mencatat capaian foto tegak hingga sekitar 35.000 hektare—sebuah langkah besar menuju basis data yang lebih dapat diandalkan.

Bagi Ossy, capaian tersebut bukan sekadar angka. Ia melihatnya sebagai fondasi penting untuk membangun kepercayaan masyarakat. Data yang “bersih” dan terverifikasi akan meminimalkan kesalahan dalam penerbitan hak atas tanah, sekaligus mempercepat pelayanan.

“Kalau datanya kuat, kerja kita juga lebih pasti. Masyarakat pun merasa lebih aman,” tuturnya.

Dalam kunjungan itu, sisi humanis pelayanan juga terlihat ketika Ossy menyerahkan langsung enam Sertipikat Elektronik kepada warga. Sertipikat tersebut merupakan bagian dari program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), yang selama ini menjadi harapan banyak masyarakat untuk mendapatkan kepastian hukum atas tanah mereka.

Senyum penerima sertipikat menjadi gambaran nyata bahwa di balik kerja teknis pengolahan data, ada harapan masyarakat yang sedang dijaga.

Didampingi Sri Pranoto dan Andes Saragi, Ossy juga meninjau langsung ruang pelayanan. Ia memastikan proses yang berjalan tidak hanya cepat, tetapi juga transparan dan berbasis data yang valid.

Kunjungan ini menjadi pengingat bahwa reformasi layanan pertanahan bukan hanya soal sistem dan teknologi, tetapi juga tentang ketelitian, konsistensi, dan komitmen menjaga kepercayaan publik—dimulai dari satu hal sederhana: data yang akurat. (red/foto:ist)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *