Palangka Raya, Borneosatu.co.id – Satpamobvit Polresta Palangka Raya bersama Direktorat Pamobvit Polda Kalimantan Tengah melakukan risk assessment atau penilaian risiko menjelang pelaksanaan Cikal Trail Adventure 2026. Kegiatan itu digelar di Sirkuit Offroad Sidomulyo, Kelurahan Tangkiling, Kota Palangka Raya.
Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi sekaligus menilai kelayakan arena yang akan digunakan selama kegiatan berlangsung. Berbagai fasilitas dan aspek pendukung menjadi perhatian tim guna meminimalkan potensi risiko.
Selain memeriksa kondisi lapangan, petugas juga memberikan sejumlah masukan kepada panitia terkait kesiapan penyelenggaraan. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan sesuai prosedur.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, melalui Kasatpamobvit AKP Suranto mengatakan risk assessment menjadi bagian penting dalam mendukung pengamanan setiap kegiatan masyarakat.
“Risk assessment dilakukan untuk memastikan setiap kegiatan masyarakat memiliki kesiapan pengamanan yang baik. Kami juga mengingatkan panitia agar memperhatikan faktor keselamatan selama kegiatan berlangsung,” kata Suranto, Rabu (22/7/2026).
Melalui kegiatan tersebut, Satpamobvit bersama jajaran Direktorat Pamobvit Polda Kalteng berharap seluruh rekomendasi yang diberikan dapat menjadi perhatian panitia sebelum kegiatan digelar.
Selama proses risk assessment berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. Kepolisian menegaskan akan terus melakukan langkah-langkah preventif guna mendukung keamanan setiap kegiatan masyarakat di wilayah Kota Palangka Raya. (red/foto:ist)











