Palangka Raya, Borneosatu.co.id – Nuansa kehangatan begitu terasa di Aula Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (30/03/2026). Satu per satu pegawai saling bersalaman, menyampaikan maaf dengan tulus, menghadirkan suasana yang lebih dari sekadar agenda formal—melainkan pertemuan hati dalam bingkai kebersamaan.
Momentum Halal Bihalal ini mempertemukan seluruh pegawai Kanwil BPN Kalteng, jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota, hingga para Kepala Kantor Pertanahan se-Kalimantan Tengah. Dalam suasana yang cair, sekat jabatan seakan melebur, digantikan oleh rasa kekeluargaan yang hangat.
Kepala Kanwil BPN Kalteng, Fitriyani Hasibuan, menyampaikan bahwa Halal Bihalal bukan hanya tradisi tahunan, tetapi juga ruang untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat ikatan emosional di lingkungan kerja.
“Melalui momen ini, kita saling memaafkan dan memperkuat kebersamaan. Ini penting agar kita bisa kembali bekerja dengan hati yang bersih dan semangat yang baru,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan Idulfitri sebagai titik awal memperbaiki diri—bukan hanya secara personal, tetapi juga dalam hubungan kerja. Nilai kasih sayang, empati, dan kebersamaan, menurutnya, menjadi fondasi penting dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Di tengah suasana hangat tersebut, terselip pula pesan tentang kesiapan menghadapi tantangan ke depan. Fitriyani mengingatkan bahwa perubahan global menuntut setiap insan BPN untuk terus belajar, beradaptasi, dan menjaga ketenangan dalam menghadapi berbagai dinamika.
Namun siang itu, yang paling terasa bukanlah beban tantangan, melainkan energi kebersamaan. Tawa ringan, percakapan santai, hingga saling berbagi cerita menjadi penguat hubungan yang selama ini terjalin dalam rutinitas pekerjaan.
Halal Bihalal ini pun menjadi pengingat sederhana bahwa di balik tugas dan tanggung jawab, ada nilai kemanusiaan yang harus terus dijaga. Bahwa kerja yang baik lahir dari hati yang saling terhubung.
Dengan semangat Idulfitri 1447 Hijriah, keluarga besar BPN Kalimantan Tengah melangkah ke depan dengan harapan baru—lebih solid, lebih peduli, dan lebih siap memberikan pelayanan terbaik.
“Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H, mohon maaf lahir dan batin,” menjadi penutup yang menghangatkan, sekaligus menguatkan ikatan di antara mereka. (red/foto:ist)











