News

Kapolda Kalteng Pimpin Apel Operasi Ketupat Telabang 2026 di Kobar, Tekankan Sinergi Pengamanan Lebaran

5
×

Kapolda Kalteng Pimpin Apel Operasi Ketupat Telabang 2026 di Kobar, Tekankan Sinergi Pengamanan Lebaran

Sebarkan artikel ini

Pangkalan Bun, Beritasatu.co.id – Kapolda Kalimantan Tengah, Iwan Kurniawan memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Telabang 2026 yang digelar di Pangkalan Bun Park, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kamis (12/3/2026) sore.

Apel tersebut menjadi momentum untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam rangka pengamanan arus mudik serta perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah agar berjalan aman, tertib dan lancar.

Sejumlah pejabat penting turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, unsur Tentara Nasional Indonesia, perwakilan Badan Intelijen Negara wilayah Kalteng, serta Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalteng. Hadir pula Wakapolda Kalteng, pejabat utama Polda Kalteng, Bupati Kotawaringin Barat, Kapolres Kotawaringin Barat, serta jajaran Forkopimda setempat.

Apel gelar pasukan ini juga melibatkan berbagai unsur pengamanan dari Polri, TNI, pemerintah daerah hingga organisasi kemasyarakatan. Di antaranya personel Polres Kotawaringin Barat, Polres Lamandau dan Polres Sukamara, jajaran Kodim 1014/Pangkalan Bun, Lanud Iskandar, Brimob, Satpol PP, Damkar, BPBD, Basarnas, tenaga kesehatan, serta sejumlah organisasi dan komunitas masyarakat.

Dalam amanat Kapolri yang dibacakan Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, disampaikan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bagian dari langkah strategis untuk mengecek kesiapan seluruh personel dan fasilitas pendukung yang akan digunakan dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kesiapan seluruh unsur dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat selama arus mudik dan perayaan Idul Fitri,” ujar Kapolda.

Ia juga menyampaikan berdasarkan hasil survei Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, potensi pergerakan masyarakat selama libur Lebaran tahun 2026 diperkirakan mencapai sekitar 143,9 juta orang. Angka tersebut sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 146,4 juta orang.

Untuk mengantisipasi mobilitas masyarakat yang tinggi tersebut, Polri bersama TNI dan berbagai instansi terkait mengerahkan sekitar 161.243 personel gabungan yang akan bertugas dalam Operasi Ketupat 2026 selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Selain pengamanan jalur mudik, kepolisian juga mengoptimalkan layanan darurat 110 agar masyarakat dapat dengan cepat memperoleh bantuan apabila menghadapi situasi darurat selama perjalanan mudik.

Kapolda Kalteng turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung pelaksanaan pengamanan Lebaran di wilayah Kotawaringin Barat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat. Sinergi yang terjalin antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif selama Operasi Ketupat Telabang 2026,” pungkasnya.

Kegiatan apel berlangsung hingga sore hari dan berakhir dalam keadaan aman, tertib serta penuh semangat kebersamaan antar seluruh unsur yang terlibat dalam pengamanan Hari Raya Idul Fitri. (red/foto:ist)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *