Nusantara

Digitalisasi Layanan Pertanahan Permudah Warga Akses Sertipikat Secara Cepat dan Transparan

22
×

Digitalisasi Layanan Pertanahan Permudah Warga Akses Sertipikat Secara Cepat dan Transparan

Sebarkan artikel ini

Jakarta, Borneosatu.co.id Upaya transformasi digital yang dilakukan (ATR/BPN) terus memberikan dampak positif bagi masyarakat. Melalui berbagai inovasi berbasis teknologi, layanan pertanahan kini dapat diakses dengan lebih praktis, transparan, dan efisien tanpa harus sering datang langsung ke kantor pertanahan.

Salah satu inovasi yang dirasakan manfaatnya adalah aplikasi . Aplikasi ini memungkinkan masyarakat memantau progres pengurusan layanan pertanahan secara daring, mulai dari tahap awal hingga dokumen siap diserahkan.

Warga Jakarta Barat, Yumiwati (50), mengaku terbantu dengan kehadiran layanan digital tersebut. Ia memanfaatkan aplikasi untuk mengecek status pengurusan Sertipikat Elektronik miliknya sebelum datang ke Kantor Pertanahan.

“Saya pantau terus dari aplikasi. Begitu statusnya sudah di loket penyerahan, baru saya datang untuk mengambilnya,” ujarnya saat menghadiri layanan di Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Barat, Sabtu (21/02/2026).

Menurut Yumiwati, seluruh proses administrasi ia lakukan sendiri tanpa menggunakan jasa perantara. Ia menilai sistem antrean daring serta notifikasi melalui aplikasi membuat proses menjadi lebih sederhana dan tidak membingungkan. Bahkan, sertipikatnya selesai dalam waktu kurang dari satu minggu.

“Prosesnya cepat sekali. Sebenarnya sudah selesai kemarin, tapi saya baru sempat ambil hari ini. Sekarang jauh lebih praktis,” katanya.

Tak hanya mempercepat proses, digitalisasi juga dinilai meningkatkan rasa aman masyarakat terhadap dokumen pertanahan. Ratna Tobing (74), warga Jakarta Barat lainnya, mengungkapkan ketenangannya setelah sertipikat tanah miliknya beralih ke format elektronik.

“Sekarang lebih tenang karena datanya tersimpan secara elektronik. Jadi bukan hanya pegang fisik saja, tapi ada versi digitalnya juga,” tuturnya.

Transformasi digital yang dijalankan ATR/BPN menjadi langkah strategis dalam memperluas akses layanan publik. Melalui pemanfaatan teknologi, masyarakat kini dapat mengurus administrasi pertanahan dengan lebih mudah, cepat, dan aman, sekaligus meminimalkan potensi praktik percaloan. (Red/foto:ist)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *