Palangka Raya, Borneosatu.co.id – Komitmen menghadirkan ajang balap offroad berskala nasional di Kalimantan Tengah semakin nyata. Pengurus Daerah Indonesia Off-road Federation (IOF) Kalteng resmi menjalin kerja sama dengan promotor nasional PT Sarana Muda Nusantara (SMN) melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU), Selasa (7/4/2026).
Kerja sama ini berkaitan dengan pelaksanaan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Adventure Offroad Non Winch Round 2 Piala Gubernur Kalteng 2026 yang dirangkaikan dengan Tangkiling Offroad Extreme #4. Kegiatan penandatanganan berlangsung di Garasi Resto, Jalan Seth Adji, Palangka Raya.
Sejumlah unsur penting turut hadir dalam agenda tersebut, mulai dari perwakilan pemerintah daerah, organisasi otomotif, hingga panitia pelaksana. Di antaranya Ketua IOF Kalteng Harry Fernando Toeweh, Sekretaris Jati Asmoro, Ketua IMI Kalteng Juferri Simon, Ketua Pengcab IOF Palangka Raya Sigit Wido, serta Ketua Panitia Bobby Gandrung. Dari unsur pemerintah, hadir pula perwakilan Dispora Kalteng, Andi Nur Fajar.
Sementara dari pihak promotor, PT SMN diwakili oleh Ketua Organizing Committee Eri Rinjani, Wakil Direktur Anandyo Dwiky, dan tim pendukung lainnya.
Ketua IOF Kalteng, Harry Fernando Toeweh, menegaskan bahwa kehadiran Kejurnas di Bumi Tambun Bungai menjadi peluang besar bagi perkembangan olahraga otomotif, khususnya offroad.
Ia menyebut, minimnya event berskala nasional di wilayah Kalteng selama ini menjadi tantangan tersendiri bagi para offroader lokal untuk berkembang. Oleh karena itu, pelaksanaan Kejurnas ini diharapkan mampu menjadi pemicu munculnya atlet-atlet berprestasi.
“Ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembinaan bagi offroader daerah agar bisa bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.
Dalam ajang tersebut, IOF Kalteng akan mengandalkan sejumlah klub lokal yang telah berpengalaman tampil di level nasional, seperti Halo Dayak dan Kalteng22.
Di sisi lain, Ketua Panitia Bobby Gandrung mengungkapkan bahwa Kejurnas dijadwalkan berlangsung pada 14 hingga 17 Mei 2026 di Sirkuit Sukamulya, kawasan Tangkiling, Kota Palangka Raya.
Ia memastikan peserta yang ambil bagian berasal dari berbagai daerah di Indonesia, dengan kelas perlombaan yang dipertandingkan meliputi kategori individual G1 hingga G4 (FFA), serta kategori tim.
“Sejumlah nama besar offroader nasional juga dipastikan ikut serta, sehingga persaingan akan berlangsung ketat dan menarik,” katanya.
Adapun beberapa pembalap yang disebut akan tampil antara lain juara nasional 2025 Hendrik Soemantri, Dek Ray dari Bali, Pramudio dari NTB, serta Jaka Permana dari Pangkalan Bun.
Dengan sinergi antara IOF Kalteng dan promotor nasional, serta dukungan berbagai pihak, Kejurnas Offroad 2026 diharapkan tidak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga mampu mengangkat nama Kalimantan Tengah sebagai salah satu destinasi event otomotif nasional. (red/foto:ist)





