Tni-Polri

Aksi Ormas di Dua Titik Strategis Berjalan Tertib, Polisi Klaim Pengamanan Sesuai Prosedur

4
×

Aksi Ormas di Dua Titik Strategis Berjalan Tertib, Polisi Klaim Pengamanan Sesuai Prosedur

Sebarkan artikel ini

Palangka Raya, Borneosatu.co.id – Aksi damai yang digelar Aliansi Koalisi Ormas Kalimantan Tengah di dua titik strategis Kota Palangka Raya berlangsung tertib tanpa gangguan berarti, Selasa (7/4/2026). Aparat kepolisian menilai keberhasilan tersebut sebagai hasil dari pengamanan berlapis yang diterapkan sejak pagi.

Aksi berlangsung di Pengadilan Tinggi Palangka Raya di Jalan RTA Milono dan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah di Jalan Imam Bonjol. Massa mulai berkumpul sekitar pukul 08.00 WIB dan membubarkan diri secara bertahap hingga pukul 12.00 WIB.

Pengamanan dilakukan oleh Polresta Palangka Raya bersama jajaran polsek serta Ditsamapta Polda Kalimantan Tengah. Personel disiagakan di sejumlah titik untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kemacetan lalu lintas.

Kabagops Polresta Palangka Raya, Permadi, menyatakan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana. Ia menyebut tidak ditemukan insiden menonjol selama aksi berlangsung.

“Seluruh rangkaian aksi damai berjalan kondusif dari awal hingga selesai. Kami mengapresiasi semua pihak, termasuk peserta aksi yang telah menjaga ketertiban,” ujarnya.

Menurutnya, pola pengamanan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan persuasif namun tetap siaga terhadap potensi eskalasi. Personel juga diminta menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP) serta ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Permadi menambahkan, keberhasilan pengamanan tidak lepas dari koordinasi lintas satuan serta kesiapsiagaan personel di lapangan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota yang terlibat dalam pengamanan.

Sementara itu, Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Dedy Supriadi, disebut terus mendorong peningkatan kualitas pengamanan aksi massa sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan daerah.

Meski berlangsung kondusif, aparat tetap menegaskan akan melakukan evaluasi internal guna memastikan pola pengamanan ke depan semakin optimal, terutama menghadapi potensi aksi serupa di waktu mendatang. (red/foto:ist)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *