Palangka Raya, Borneosatu.co.id – Langkah sederhana namun penuh makna terlihat di lingkungan Mapolda Kalimantan Tengah, Senin (11/5/2026). Di tengah upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, Polda Kalteng bersama Bhayangkari meresmikan Green House hidroponik yang dibangun di kawasan Pekarangan Pangan Lestari (P2L).
Peresmian fasilitas pertanian modern itu dipimpin langsung Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan bersama Ketua Bhayangkari Kalteng Maya Iwan. Kehadiran Green House tersebut menjadi simbol kepedulian Polri terhadap kebutuhan pangan sehat sekaligus pemanfaatan lahan secara produktif dan ramah lingkungan.
Dengan konsep hidroponik, Green House ini dirancang lebih efisien dalam penggunaan air, minim pestisida, dan mampu menghasilkan panen lebih cepat dibanding metode pertanian konvensional. Di balik deretan pipa dan tanaman hijau yang tertata rapi, tersimpan harapan agar masyarakat semakin dekat dengan pola pertanian modern yang mudah diterapkan.
Dalam sambutannya, Kapolda Kalteng menyampaikan bahwa pembangunan Green House merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
“Polri hadir tidak hanya menjaga kamtibmas, tetapi juga ingin berkontribusi mendukung kesejahteraan masyarakat melalui inovasi dan program produktif,” ujarnya.
Irjen Iwan menilai pemanfaatan teknologi pertanian modern menjadi langkah penting untuk menjawab tantangan pangan di masa depan. Menurutnya, Green House ini tidak hanya menjadi tempat budidaya tanaman, tetapi juga sarana edukasi dan inspirasi bagi masyarakat.
“Harapannya Green House ini bisa menjadi inovasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam menjaga ketersediaan pangan sehat, berkualitas dan berkesinambungan,” tambahnya.
Sementara itu, Kabidhumas Polda Kalteng Kombes Pol Budi Rachmat menjelaskan Green House tersebut dibangun di atas lahan seluas 0,15 hektare dan mampu menampung sekitar 8.200 bibit tanaman.
Usai peresmian, suasana hangat terlihat ketika Kapolda bersama Ketua Bhayangkari ikut menanam bibit sayuran seperti pakcoy dan selada. Aktivitas itu menjadi gambaran bahwa menjaga ketahanan pangan dapat dimulai dari langkah kecil, bahkan dari pekarangan sendiri. (red/foto:ist)











