Tni-Polri

Wakapolda Kalteng Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Publik saat Pimpin Apel Personel

5
×

Wakapolda Kalteng Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Publik saat Pimpin Apel Personel

Sebarkan artikel ini

Palangka Raya, Borneosatu.co.id – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Wakapolda Kalteng) Brigjen Pol Yosi Muhamartha mengingatkan seluruh personel untuk menjaga profesionalisme, disiplin, dan integritas dalam menjalankan tugas kepolisian.

Pesan tersebut disampaikan Yosi saat memimpin apel pagi yang diikuti pejabat utama dan personel Polda Kalteng di Lapangan Barigas, Mapolda Kalteng, Senin (8/6/2026).

Menurutnya, profesionalisme tidak hanya diukur dari kemampuan teknis anggota dalam bekerja, tetapi juga dari sikap dan tanggung jawab yang ditunjukkan dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Profesional bukan hanya soal kemampuan, tetapi juga etika dan tanggung jawab terhadap setiap tindakan yang dilakukan,” ujar Yosi dalam arahannya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti pelaksanaan Bulan Bakti kepada Masyarakat yang digelar menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Seluruh jajaran diminta aktif hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan pelayanan publik.

Yosi menilai kehadiran polisi di lapangan harus mampu memberikan manfaat nyata serta menjadi solusi atas persoalan yang dihadapi warga. Pendekatan humanis, menurutnya, menjadi salah satu cara untuk memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Selain itu, Wakapolda mengingatkan personel agar menghindari segala bentuk pelanggaran, baik yang berkaitan dengan disiplin maupun kode etik profesi. Ia menegaskan institusi tidak akan memberikan toleransi terhadap anggota yang terbukti melakukan pelanggaran.

“Satu pelanggaran dapat berdampak pada citra institusi secara keseluruhan. Karena itu seluruh anggota harus menjaga perilaku dan profesionalitas dalam bertugas,” katanya.

Menutup arahannya, Yosi meminta seluruh personel terus meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. Ia menekankan bahwa kepercayaan publik merupakan modal utama bagi kepolisian dalam menjalankan tugas.

“Kehadiran polisi harus benar-benar dirasakan masyarakat, responsif ketika dibutuhkan, dan mampu memberikan rasa aman. Kepercayaan masyarakat adalah kunci keberhasilan tugas kepolisian,” ujarnya. (red/foto:ist)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *