Kuala Kapuas, Borneosatu.co.id – Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan menghadiri panen raya padi di Desa Terusan Mulya, Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas, Rabu (8/7). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program penguatan ketahanan pangan nasional dengan luas panen mencapai 25.817 hektare.
Selain Kapolda, kegiatan itu dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, Pangdam XXII/Tambun Bungai, jajaran Forkopimda Provinsi Kalimantan Tengah, Bupati Kapuas H.M Wiyatno dan Wakil Bupati Kapuas, Kapolres Kapuas, Dandim 1011/Kuala Kapuas, Ketua DPRD Kapuas, kepala organisasi perangkat daerah, kelompok tani, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Panen raya diawali dengan doa lintas agama sebelum para pejabat bersama petani melakukan panen di areal persawahan Desa Terusan Mulya.
Bupati Kapuas mengatakan panen raya tahun ini mencakup lahan seluas 25.817 hektare yang tersebar di Kecamatan Bataguh, Kapuas Kuala, Tamban Catur, dan Kapuas Timur. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan swasembada pangan nasional.
Ia menyebut Kabupaten Kapuas selama ini menjadi salah satu daerah penopang produksi padi di Kalimantan Tengah dengan kontribusi sekitar 45 persen terhadap total produksi provinsi. Kapuas juga masuk dalam kawasan sentra produksi pangan yang mendapat dukungan pemerintah pusat melalui bantuan alat dan mesin pertanian.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah mengapresiasi peningkatan produksi yang dicapai para petani. Ia mengatakan Kalimantan Tengah menjadi salah satu provinsi prioritas dalam pengembangan kawasan sentra produksi pangan nasional sehingga diperlukan kolaborasi lintas sektor untuk mendukung target swasembada pangan.
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah daerah juga menyerahkan bantuan kepada kelompok tani berupa tujuh unit combine harvester, tujuh unit hand traktor, empat unit alat semprot pertanian, serta 11 unit mesin pompa air guna meningkatkan produktivitas pertanian.
Kapolres Kapuas AKBP Gede Eka Yudharma mengatakan kepolisian akan mendukung program ketahanan pangan melalui pengamanan dan koordinasi bersama pemerintah daerah serta TNI.
“Polres Kapuas akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, serta seluruh stakeholder untuk mengawal program ketahanan pangan. Keamanan yang terjaga menjadi salah satu faktor penting agar para petani dapat bekerja dengan tenang dan produktif,” kata Gede.
Ia berharap Kabupaten Kapuas dapat terus mempertahankan perannya sebagai salah satu daerah penyangga pangan di Kalimantan Tengah sekaligus berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan pangan nasional. (red/foto:ist)











