KaltengNews

Gubernur Kalteng Ingatkan Siswa Baru Jauhi Narkoba dan Balapan Liar saat Apel Penguatan MPLS

13
×

Gubernur Kalteng Ingatkan Siswa Baru Jauhi Narkoba dan Balapan Liar saat Apel Penguatan MPLS

Sebarkan artikel ini

Palangka Raya, Borneosatu.co.id – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengingatkan ribuan peserta didik baru jenjang SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKH) agar menjauhi narkoba, balapan liar, serta bijak dalam menggunakan media sosial.

Pesan tersebut disampaikan Agustiar saat memimpin Apel Penguatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMA/SMK/SKH se-Kalimantan Tengah Tahun Ajaran 2026/2027 di Halaman Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Kamis (16/7/2026).

Dalam amanatnya, Agustiar mengatakan para peserta didik baru saat ini sedang memasuki masa transisi menuju jenjang pendidikan menengah. Menurut dia, masa tersebut menjadi waktu yang tepat untuk membangun karakter sebagai bekal menghadapi masa depan.

“Selama ada niat, kemauan, dan tekad, tidak ada yang tidak mungkin. Oleh karena itu, bercita-citalah setinggi langit. Jauhi narkoba, balapan liar, bermedia sosial yang tidak bijak, patuhi orang tua dan guru, senang beribadah, serta saling menghormati sesama teman,” ujar Agustiar.

Ia berharap para pelajar di Kalimantan Tengah tumbuh menjadi generasi yang memiliki karakter, sikap, dan pola pikir yang baik sehingga mampu menjadi sumber daya manusia unggul.

Pada kesempatan yang sama, Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan mengajak para siswa memanfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya. Ia menilai sekolah-sekolah di Kalimantan Tengah kini telah didukung sarana pembelajaran digital yang dapat menunjang proses pendidikan.

Iwan juga mengimbau peserta didik agar fokus belajar, meningkatkan prestasi, menjaga pergaulan, serta menghindari balapan liar dan penggunaan media sosial secara tidak bijak. Selain itu, ia meminta para siswa memanfaatkan Program Polisi Keamanan Sekolah.

Sementara itu, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin mengingatkan pentingnya memanfaatkan perkembangan teknologi untuk hal-hal yang positif.

“Kembangkan diri kalian sesuai kompetensi masing-masing. Terus berjuang mencapai cita-cita setinggi-tingginya,” kata Zainul.

Kepala daerah juga menyampaikan bahwa Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kalimantan Tengah berlangsung lancar dengan jumlah peserta didik baru mencapai lebih dari 34.000 orang.

Apel Penguatan MPLS yang untuk pertama kalinya diselenggarakan tersebut diikuti sebanyak 4.332 siswa dari 18 SMA, SMK, dan SKH di Kota Palangka Raya secara langsung. Sementara itu, lebih dari 30.000 peserta didik dari 13 kabupaten mengikuti kegiatan secara virtual.

Pelaksanaan MPLS berlangsung pada 13–17 Juli 2026 dengan melibatkan TNI, Polri, Kejaksaan, serta Densus 88 Antiteror sebagai mitra dalam memberikan pembinaan kepada peserta didik.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Tengah, dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Tengah mengenai Program Polisi Keamanan Sekolah. Acara kemudian ditutup dengan pembacaan Janji Siswa dan penampilan yel-yel Huma Betang Anak Bangsa. (red/foto:ist)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *