EkonomiNews

BI Kalteng Bahas B50 hingga Lumbung Pangan di Forum BATANG GAWI 2026

11
×

BI Kalteng Bahas B50 hingga Lumbung Pangan di Forum BATANG GAWI 2026

Sebarkan artikel ini

Palangka Raya, Borneosatu.co.id – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah menggelar forum Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi Kalimantan Tengah 2026 bertajuk BATANG GAWI 2026, Selasa (12/5/2026). Agenda tersebut menjadi ruang diskusi lintas sektor untuk membahas penguatan ketahanan pangan dan energi di Kalimantan Tengah.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 4 Kantor BI Kalteng itu mengusung tema “Bersinergi Wujudkan Ketahanan Pangan dan Energi Menuju Kalteng Berdaya Saing”. Sejumlah unsur pemerintah, legislatif, perbankan, aparat penegak hukum, akademisi, hingga pelaku usaha hadir dalam forum tersebut.

Deputi Kepala Perwakilan BI Kalteng Adhi Nugroho mengatakan tantangan ekonomi global saat ini menuntut adanya penguatan kolaborasi antarlembaga, terutama dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Ia menyebut ketahanan pangan dan energi menjadi sektor strategis yang harus diperkuat di tengah tekanan harga komoditas global, dinamika geopolitik, serta ancaman perubahan iklim.

“Sinergi menjadi faktor penting agar ekonomi daerah tetap kuat dan mampu tumbuh berkelanjutan,” ujarnya dalam sambutan.

Dalam pemaparannya, BI Kalteng turut menyoroti implementasi program biodiesel B50 yang dinilai dapat membuka peluang ekonomi baru bagi Kalimantan Tengah sebagai salah satu daerah penghasil kelapa sawit terbesar di Indonesia.

Topik tersebut dibahas dalam sesi panel bertema “Strategi Implementasi B50 dalam Menjaga Ketahanan Energi”. Narasumber berasal dari Kementerian ESDM RI, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kalteng, serta Otoritas Jasa Keuangan Kalteng.

Diskusi menyinggung kesiapan hilirisasi sawit, dukungan pembiayaan dari sektor jasa keuangan, hingga peluang pengembangan industri turunan berbasis energi terbarukan.

Sementara pada sesi kedua, pembahasan difokuskan pada penguatan ketahanan pangan nasional melalui tema “Menyongsong Ketahanan Pangan dan Lumbung Pangan Nasional dalam Mendukung Asta Cita”.

Forum menghadirkan perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Pangan RI, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Kalteng, Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kalteng, serta Badan Pusat Statistik Kalteng.

Dalam sesi tersebut, para narasumber membahas penguatan produksi pangan lokal, stabilitas harga dan pasokan, dukungan fiskal pemerintah, serta pemanfaatan data statistik untuk mendukung kebijakan pangan daerah.

Kegiatan turut dihadiri Asisten Administrasi Umum Setda Kalteng Sunarti mewakili Gubernur Kalteng, Wakil Ketua II DPRD Kalteng M Ansyari, unsur Forkopimda, instansi vertikal, perbankan, akademisi, mahasiswa, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Melalui BATANG GAWI 2026, BI Kalteng menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran advisory kepada pemerintah daerah, termasuk dalam pengendalian inflasi, digitalisasi sistem pembayaran, serta pengembangan sektor unggulan daerah guna mendukung pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah. (red/shah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *