News

Gudang dan Rumah Kayu di Sabaru Ludes Dilalap Api, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

5
×

Gudang dan Rumah Kayu di Sabaru Ludes Dilalap Api, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

Sebarkan artikel ini

Palangka Raya, Borneosatu.co.id – Kebakaran melanda sebuah rumah dan gudang di Jalan Pasendeng, Kelurahan Sabaru, Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya, Sabtu (30/5/2026) siang. Dua bangunan berbahan kayu itu hangus terbakar dalam waktu singkat.

Peristiwa tersebut langsung mendapat respons cepat dari personel Polsek Sabangau yang mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal serta membantu proses pengamanan di sekitar area kebakaran.

Kapolsek Sabangau Iptu Ahmad Taufiq mewakili Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi mengatakan, pihaknya segera turun ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Anggota langsung menuju TKP untuk memastikan situasi aman, melakukan pendataan saksi, serta membantu proses penanganan di lapangan,” ujar Ahmad Taufiq.

Bangunan yang terbakar terdiri dari satu unit rumah berukuran 8 x 6 meter dan sebuah gudang berukuran 5 x 6 meter. Kedua bangunan diketahui terbuat dari material kayu dengan atap seng sehingga api cepat membesar.

Berdasarkan keterangan warga, kobaran api pertama kali terlihat sekitar pukul 12.30 WIB dari bagian atap rumah. Seorang warga yang melihat kejadian itu langsung berteriak meminta bantuan sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Saksi lainnya mengaku sempat mendengar beberapa kali suara ledakan sebelum api semakin membesar dan melahap seluruh bangunan yang saat itu dalam keadaan kosong ditinggal pemiliknya.

Api baru berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian oleh gabungan petugas pemadam dari Dinas Kehutanan, Pemadam Kebakaran Kota Palangka Raya, serta relawan pemadam swadaya masyarakat.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta.

Polisi menduga kebakaran dipicu korsleting listrik. Meski demikian, penyebab pasti masih dalam penyelidikan lebih lanjut dengan meminta keterangan sejumlah saksi dan korban.

“Untuk sementara dugaan awal akibat arus pendek listrik, namun masih kami dalami,” katanya. (red/foto:ist)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *