Tni-Polri

Kapolda Kalteng Ikuti Arahan Kapolri, Pengamanan Bergeser ke Wisata dan Arus Balik

10
×

Kapolda Kalteng Ikuti Arahan Kapolri, Pengamanan Bergeser ke Wisata dan Arus Balik

Sebarkan artikel ini

Palangka Raya, Borneosatu.co.id – Suasana libur Lebaran yang masih terasa di Kalimantan Tengah membuat aparat kepolisian terus siaga menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Fokus pengamanan kini tak lagi hanya pada arus mudik, tetapi mulai bergeser ke kawasan wisata dan arus balik pemudik.

Hal itu disampaikan Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol Iwan Kurniawan, usai mengikuti video conference bersama Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Selasa (24/3/2026).

Kegiatan tersebut digelar di kawasan Wisata Air Hitam, Palangka Raya, dan menjadi bagian dari pemantauan nasional pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Dari pusat komando di Bali, Kapolri memantau langsung perkembangan situasi keamanan di berbagai daerah.

“Pemantauan ini penting untuk memastikan situasi tetap kondusif. Kalau sebelumnya kita fokus pada arus mudik, sekarang sudah bergeser ke pengamanan tempat wisata dan arus balik,” ujar Kapolda.

Menurutnya, meskipun Operasi Ketupat secara resmi berakhir pada 25 Maret 2026 pukul 00.00 WIB, pengamanan di sejumlah titik tidak serta-merta dihentikan. Kepolisian tetap memperpanjang keberadaan pos pengamanan di wilayah yang dianggap rawan.

Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan, terutama di jalur padat pemudik dan destinasi wisata yang ramai dikunjungi masyarakat selama libur Lebaran.

Beberapa daerah menjadi perhatian khusus, seperti Kabupaten Kapuas yang dikenal sebagai jalur utama perlintasan dari Banjarmasin menuju wilayah Kalimantan Tengah. Selain itu, Kotawaringin Barat dengan mobilitas transportasi laut dan udara yang meningkat, serta Sampit dan Kota Palangka Raya juga masuk dalam prioritas pengamanan.

Kapolda menegaskan, jajaran di lapangan diminta tidak lengah dan terus meningkatkan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD). Patroli, pengaturan lalu lintas, serta pengamanan di pusat-pusat keramaian menjadi langkah utama untuk menjaga situasi tetap aman.

“Kami ingin masyarakat tetap merasa nyaman saat menikmati libur Lebaran, baik saat berwisata maupun dalam perjalanan kembali ke daerah asal,” tutupnya.

Dengan langkah antisipatif ini, diharapkan suasana aman dan kondusif di Kalimantan Tengah dapat terus terjaga hingga seluruh rangkaian arus balik selesai. (red/foto:ist)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *