Nusantara

PELATARAN Jadi Andalan Warga di Hari Libur, Masyarakat Berharap Layanan BPN Terus Ditambah

9
×

PELATARAN Jadi Andalan Warga di Hari Libur, Masyarakat Berharap Layanan BPN Terus Ditambah

Sebarkan artikel ini

Palembang, Borneosatu.co.id – Hari libur yang biasanya digunakan untuk beristirahat kini dimanfaatkan sebagian warga untuk mengurus keperluan pertanahan. Program Pelayanan Tanah Akhir Pekan (PELATARAN) dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) menjadi solusi bagi masyarakat yang selama ini kesulitan datang ke kantor pertanahan karena sibuk bekerja pada hari biasa.

Suasana pelayanan di akhir pekan itu pun terasa berbeda. Warga datang dengan lebih santai, tanpa terburu-buru mengejar waktu kerja. Banyak dari mereka mengaku terbantu karena kini bisa mengurus sertipikat tanah tanpa harus mengambil cuti.

Novalianto, seorang karyawan swasta asal Palembang, menjadi salah satu warga yang merasakan langsung manfaat program tersebut. Untuk pertama kalinya ia mengurus sertipikat tanah pada hari Sabtu.

Baginya, layanan akhir pekan seperti ini sangat berarti bagi pekerja yang memiliki jadwal padat dari Senin hingga Jumat.

“Kalau hari kerja saya sulit izin. Jadi ketika BPN buka hari Sabtu, saya merasa sangat terbantu,” ujarnya.

Meski pelayanan yang diterimanya sudah baik, Novalianto berharap ke depan semakin banyak layanan yang dibuka dalam program PELATARAN agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan pengurusan dokumen di hari libur.

Cerita serupa datang dari Deli Serdang. Puji Lesmana memanfaatkan hari liburnya untuk mengambil sertipikat tanah yang telah selesai diproses. Ia mengaku senang karena proses pelayanan berjalan cepat dan petugas melayani masyarakat dengan ramah.

“Datang di hari libur ternyata tetap nyaman. Pelayanannya cepat dan petugasnya juga baik,” katanya.

Bagi Puji, pelayanan yang ramah menjadi hal sederhana namun penting karena membuat masyarakat merasa dihargai saat datang mengurus dokumen.

Sementara itu, Astuti Damayanti juga merasa program PELATARAN memberi kemudahan bagi keluarganya. Bersama sang suami, ia datang mengambil sertipikat tanpa harus meninggalkan aktivitas pada hari kerja.

Menurutnya, layanan seperti ini sangat membantu masyarakat kecil yang waktunya sering habis untuk bekerja dan mengurus keluarga.

“Kalau ada layanan di hari libur seperti ini kami jadi lebih mudah mengatur waktu,” ucap Astuti.

Kehadiran PELATARAN bukan sekadar membuka kantor di akhir pekan, tetapi juga menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat yang ingin pelayanan lebih dekat dan fleksibel. Di balik antrean pengurusan sertipikat, ada banyak warga yang merasa terbantu karena kini mereka memiliki pilihan waktu untuk mengurus hak atas tanahnya.

Masyarakat pun berharap program tersebut terus berlanjut dan berkembang, sehingga pelayanan pertanahan semakin mudah dijangkau oleh semua kalangan. (red/foto:ist)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *