Jakarta, Borneosatu.co.id – Komitmen menghadirkan pelayanan publik yang mudah dijangkau terus ditunjukkan Kementerian Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Selama bulan suci Ramadan, program Pelayanan Tanah Akhir Pekan (PELATARAN) tetap beroperasi, sehingga masyarakat masih dapat mengurus sertipikat tanah maupun layanan pertanahan lainnya pada hari Sabtu dan Minggu.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol ATR/BPN, Shamy Ardian, menegaskan bahwa penyesuaian jam kerja selama Ramadan tidak mengurangi akses layanan bagi masyarakat. “Kami memastikan PELATARAN tetap berjalan agar masyarakat tetap bisa memanfaatkan layanan pertanahan di akhir pekan,” ujarnya di Jakarta, Jumat (20/02/2026).
Saat ini, program PELATARAN tersedia di 107 Kantor Pertanahan (Kantah) yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Layanan ini diprioritaskan pada Kantah di ibu kota provinsi serta kantor dengan volume layanan rata-rata di atas 2.000 berkas setiap bulan.
Melalui PELATARAN, masyarakat dapat mengajukan permohonan maupun mengambil produk layanan secara langsung tanpa perantara atau kuasa. Loket pelayanan dibuka mulai pukul 08.00 hingga 12.00 waktu setempat pada Sabtu dan Minggu.
ATR/BPN menyebut, kehadiran PELATARAN menjadi solusi bagi warga yang memiliki keterbatasan waktu pada hari kerja. Dengan demikian, pengurusan dokumen pertanahan tetap bisa dilakukan tanpa mengganggu aktivitas utama.
Selain layanan tatap muka, masyarakat juga dapat memanfaatkan berbagai kanal informasi resmi yang telah disediakan. Tersedia hotline pengaduan melalui WhatsApp di nomor 0811-1068-0000 serta aplikasi Sentuh Tanahku yang menyediakan informasi dan fitur layanan pertanahan secara digital.
ATR/BPN berharap kemudahan akses layanan ini dapat meningkatkan transparansi, mempercepat proses administrasi, serta memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah bagi masyarakat, termasuk selama bulan Ramadan. (red/foto:ist)











