Kuala Kurun, Borneosatu.co.id – Pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Tumbang Tambirah, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, terus menunjukkan perkembangan. Hingga Juni 2026, proyek pendidikan terpadu tersebut telah mencapai progres sekitar 75 persen dan ditargetkan mulai beroperasi pada tahun depan.
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi dan Kabupaten Gunung Mas meninjau langsung lokasi pembangunan, Senin (22/6/2026).
Peninjauan dilakukan usai rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunung Mas. Turut hadir Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.
Berdiri di atas lahan seluas 9,8 hektare, Sekolah Rakyat Gunung Mas dibangun sebagai kawasan pendidikan terpadu yang mencakup jenjang SD, SMP, dan SMA. Proyek yang dikerjakan PT Adhi Karya itu juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, mulai dari asrama siswa, rumah susun guru, guest house, tempat ibadah, kantin, dapur umum, hingga sarana olahraga.
Saat beroperasi penuh, sekolah ini diproyeksikan mampu menampung hingga 1.080 peserta didik. Pada tahap awal penerimaan siswa tahun 2026, sebanyak 370 siswa akan diterima, terdiri dari 90 siswa SD, 90 siswa SMP, 90 siswa SMA, serta 100 siswa dari Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 54 Gunung Mas yang telah lebih dahulu berjalan.
Pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial RI juga dijadwalkan menggelar kegiatan open house Sekolah Rakyat secara serentak di seluruh Indonesia pada 5-8 Juli 2026 guna memperkenalkan program tersebut kepada masyarakat.
Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo mengatakan pihaknya siap mendukung dan mengawal pembangunan sekolah hingga tuntas.
“Pembangunan Sekolah Rakyat merupakan wujud komitmen pemerintah dalam mencetak sumber daya manusia unggul. Kepolisian siap bersinergi mengamankan setiap tahapan pembangunan agar berjalan kondusif dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Heru.
Keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan dapat memperluas akses pendidikan sekaligus menjadi salah satu pusat pengembangan sumber daya manusia di Kabupaten Gunung Mas dan Kalimantan Tengah. (red/foto:ist)











