NewsTni-Polri

Penandatanganan Hibah Rindam XXII/TB Jadi Langkah Strategis Perkuat Pertahanan di Kalteng

16
×

Penandatanganan Hibah Rindam XXII/TB Jadi Langkah Strategis Perkuat Pertahanan di Kalteng

Sebarkan artikel ini

Palangka Raya, Borneosatu.co.id – Pembangunan Resimen Induk Komando Daerah Militer (Rindam) XXII/Tambun Bungai terus dipersiapkan. Salah satu langkah konkretnya ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan hibah pembangunan Rindam XXII/TB yang digelar di Aula Jayang Tingang (AJT) Lantai II Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Sabtu (23/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, bersama Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran serta sejumlah unsur Forkopimda dan kepala daerah kabupaten/kota se-Kalteng.

Turut hadir Kapolda Kalteng, Kajati Kalteng, Kabinda Kalteng, Danrem 102/Panju Panjung, Sekda Provinsi Kalteng, Danlanud Iskandar Pangkalan Bun, Ketua Pengadilan Tinggi Palangka Raya, para pejabat utama Kodam XXII/TB, hingga unsur OPD dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Pangdam XXII/TB menyebut penandatanganan nota kesepakatan hibah menjadi tonggak penting untuk mendukung pembangunan sarana dan prasarana Rindam di Kalimantan Tengah.

Menurutnya, keberadaan Rindam nantinya akan memiliki peran strategis, bukan hanya sebagai pusat pendidikan dan pelatihan prajurit TNI AD, tetapi juga membuka peluang lebih besar bagi generasi muda daerah untuk bergabung menjadi prajurit.

“Ini merupakan momentum penting dalam memperkuat pertahanan sekaligus mendukung pembangunan wilayah Kalimantan Tengah,” ujar Mayjen TNI Zainul Arifin.

Ia menjelaskan, pembangunan Rindam XXII/TB juga berkaitan dengan rencana pembentukan Kodam di Kalimantan Selatan pada tahun 2027. Karena itu, kesiapan fasilitas pendidikan prajurit dinilai menjadi kebutuhan penting dalam mendukung penguatan organisasi TNI AD di wilayah Kalimantan.

Pangdam juga menekankan pentingnya proses pembangunan dilakukan secara transparan, akuntabel, tepat waktu, serta tetap memperhatikan kelestarian lingkungan dan kearifan lokal masyarakat setempat.

“Dukungan dari pemerintah daerah dan seluruh pihak sangat berarti bagi terwujudnya pembangunan Rindam ini,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Agustiar menilai kerja sama pembangunan Rindam XXII/TB menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung pembangunan daerah.

Menurut Gubernur, keberadaan Rindam diharapkan mampu memberi ruang lebih besar bagi putra-putri Kalimantan Tengah untuk meniti karier di lingkungan TNI AD.

“Kita berharap semakin banyak generasi muda Kalimantan Tengah yang nantinya mampu menjadi perwira hingga jenderal TNI dari daerah sendiri,” ungkapnya.

Selain mendukung pembinaan generasi muda, pembangunan Rindam XXII/TB juga diharapkan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta meningkatkan peran TNI sebagai pengayom masyarakat di Kalimantan Tengah. (red/foto:ist)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *