Palangka Raya, Beritasatu.co.id – Satuan Tugas (Satgas) Operasi Aman Nusa II-A Tahun 2026 Polresta Palangka Raya melakukan pengecekan titik panas (hot spot) kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kelurahan Pager, Kecamatan Rakumpit, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis (6/8/2026).
Pengecekan dilakukan setelah petugas menerima laporan mengenai dugaan kebakaran di kawasan tersebut. Langkah itu bertujuan memastikan kondisi di lapangan sekaligus menentukan penanganan lanjutan apabila masih ditemukan potensi kebakaran.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi mengatakan, respons cepat terhadap setiap laporan karhutla menjadi bagian dari upaya pencegahan meluasnya kebakaran, terutama pada musim kemarau.
“Petugas melakukan pengecekan untuk memastikan apakah titik api sudah benar-benar padam atau masih berpotensi kembali menyala. Hasil pemeriksaan akan menjadi dasar langkah penanganan selanjutnya,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pemantauan sementara, area yang terdampak merupakan kawasan hutan dan semak belukar dengan karakteristik tanah gambut berpasir. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar lima hektare.
Meski kobaran api tidak lagi terlihat di permukaan, petugas masih menemukan kepulan asap di sejumlah titik. Kondisi tersebut mengindikasikan masih adanya bara api di lapisan bawah tanah yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Karena itu, Satgas Operasi Aman Nusa akan melanjutkan proses pemadaman untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menyebar ke area sekitar.
Polresta Palangka Raya juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun kepulan asap di wilayahnya guna mempercepat penanganan karhutla. (red/foto:ist)











