Pangkalan Bun, Bornesatu.co.id – Sore itu, Selasa (28/4) suasana di Istana Kuning, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), terasa lebih hidup dari biasanya. Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Wakapolda Kalteng) Brigjen Pol Drs. Yosi Muhamartha datang berkunjung, tidak sekadar meninjau, tetapi juga menyapa dan mendengarkan.
Didampingi sejumlah Pejabat Utama Polda Kalteng, kehadiran Wakapolda disambut hangat oleh pengelola situs dan masyarakat sekitar. Di antara bangunan bersejarah yang sarat nilai budaya, ia berjalan perlahan, mengamati detail demi detail, seakan menyelami jejak masa lalu yang masih terjaga.
Bagi Wakapolda, kunjungan ini bukan hanya soal tugas, melainkan bentuk kepedulian terhadap warisan leluhur yang menjadi identitas bersama.
Ia menegaskan pentingnya menjaga situs budaya, bukan hanya dari sisi fisik, tetapi juga nilai-nilai yang hidup di dalamnya.
“Situs budaya ini adalah warisan yang sangat berharga. Sudah sepatutnya kita jaga bersama, dengan tetap menghormati adat dan kearifan lokal,” ucapnya dengan nada hangat.
Momen paling berkesan terlihat saat ia berdialog santai dengan pengelola Istana Kuning. Obrolan mengalir tentang berbagai upaya menjaga situs dari ancaman kerusakan hingga bagaimana memperkenalkan keindahan budaya lokal kepada masyarakat luas secara aman.
Kehadiran aparat kepolisian di ruang-ruang budaya seperti ini memberi pesan sederhana namun kuat: menjaga warisan leluhur adalah tanggung jawab bersama.
Kunjungan tersebut ditutup dengan sesi foto bersama, mengabadikan kebersamaan di tengah simbol sejarah yang tetap berdiri kokoh.
Harapannya, langkah kecil ini mampu menumbuhkan rasa memiliki di hati masyarakat, agar situs-situs budaya seperti Istana Kuning terus lestari dan bercerita kepada generasi mendatang. (Red/foto/ist)











