Tni-Polri

Propam Polda Kalteng Kawal Ketat Rekrutmen Polri 2026, Pastikan Seluruh Tahapan Seleksi Transparan dan Humanis

9
×

Propam Polda Kalteng Kawal Ketat Rekrutmen Polri 2026, Pastikan Seluruh Tahapan Seleksi Transparan dan Humanis

Sebarkan artikel ini

Palangka Raya, Borneosatu.co.id – Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Kalimantan Tengah terus mengawal jalannya seleksi penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 agar berlangsung objektif, bersih, serta sesuai prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis.

Kabid Propam Polda Kalteng Kombes Pol Rudi Asriman mengatakan, pengawasan dilakukan secara menyeluruh pada setiap tahapan penerimaan, mulai dari seleksi Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara hingga Tamtama.

“Kami bersama unsur pengawas internal maupun eksternal terus melakukan pemantauan agar proses seleksi berjalan sesuai prosedur dan bebas dari penyimpangan,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

Menurutnya, pada tahapan yang berlangsung hari ini, panitia melaksanakan tes psikologi bagi peserta calon Bintara Polri. Untuk memastikan kegiatan berjalan tertib, Propam menempatkan personel pengawasan secara terbuka maupun tertutup di seluruh area pelaksanaan ujian.

Petugas dari unsur Paminal dan Provost disiagakan di setiap ruang tes guna memastikan seluruh proses berlangsung sesuai aturan yang berlaku.

Tidak hanya saat ujian berlangsung, pengawasan juga dilakukan sejak peserta memasuki lokasi seleksi. Seluruh peserta diperiksa untuk memastikan tidak membawa barang terlarang serta diberi arahan agar menaati tata tertib selama mengikuti ujian.

“Kami ingin semua peserta mengikuti seleksi secara jujur dan nyaman, tanpa ada gangguan maupun pelanggaran,” jelasnya.

Selain itu, Propam turut memeriksa kesiapan sarana dan prasarana, termasuk peralatan penunjang tes yang digunakan panitia seleksi. Langkah tersebut dilakukan guna menjamin pelaksanaan seleksi berlangsung transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sebagai bentuk keterbukaan, Propam Polda Kalteng juga menyediakan layanan pengaduan melalui sistem Dumas Presisi berbasis QR Code. Peserta dapat melapor apabila menemukan indikasi kecurangan atau pelanggaran selama proses seleksi.

“Setiap laporan yang masuk akan kami tindak lanjuti secara profesional,” tegas Rudi.

Hingga saat ini, Propam menyebut belum menerima laporan ataupun aduan terkait pelanggaran dalam proses penerimaan anggota Polri 2026 di wilayah Polda Kalteng.

“Sejauh ini pelaksanaan berjalan lancar, aman, dan belum ada pengaduan,” pungkasnya. (red/foto:ist)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *