Nusantara

Nusron Wahid: Nasionalisme Harus Berwujud Kemandirian, Bukan Sekadar Wacana

6
×

Nusron Wahid: Nasionalisme Harus Berwujud Kemandirian, Bukan Sekadar Wacana

Sebarkan artikel ini

Bogor, Borneosatu.co.id – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menilai nasionalisme perlu dimaknai secara lebih konkret sebagai upaya membangun kekuatan dan kemandirian bangsa di tengah kompetisi global yang semakin ketat.

Pandangan itu disampaikan Nusron saat menjadi pembicara kunci dalam pembukaan Diklat Pratama se-Indonesia Angkatan I yang digelar DPP GMPK di Bogor, Jawa Barat, Rabu, 1 Juli 2026.

Dalam forum bertema “Nasionalisme Abad ke-21: Menjawab Tantangan Radikalisme, Perang Ekonomi, dan Perebutan Pengaruh Global” itu, Nusron menyebut kekuatan bangsa saat ini tidak lagi semata ditentukan oleh sistem politik, melainkan oleh kemampuan menghadapi tekanan global yang terus berubah.

Ia mengutip pemikiran John Mearsheimer mengenai pentingnya kekuatan negara dalam tatanan internasional. Dari situ, ia menekankan tiga pilar yang harus diperkuat, yakni ketahanan pangan, kemandirian energi, dan penguasaan teknologi.

“Kalau tiga hal ini tidak dimiliki, bangsa akan mudah bergantung pada negara lain,” kata Nusron.

Ia juga menyoroti pentingnya kualitas sumber daya manusia dalam menopang nasionalisme yang berkelanjutan. Menurutnya, mahasiswa memiliki posisi strategis karena akan menjadi pengambil keputusan di masa depan.

“Perubahan selalu dimulai dari kaum intelektual. Cara berpikir hari ini akan menentukan arah bangsa ke depan,” ujarnya.

Nusron menambahkan, penguatan kapasitas intelektual harus berjalan seiring dengan penguatan karakter kebangsaan agar generasi muda mampu merespons berbagai persoalan nasional secara lebih solutif. (red/foto:ist)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *