Kalteng

Pemprov Kalteng Gelar Operasi Katarak Gratis, Sasar Warga Kurang Mampu hingga Pelosok

9
×

Pemprov Kalteng Gelar Operasi Katarak Gratis, Sasar Warga Kurang Mampu hingga Pelosok

Sebarkan artikel ini

Palangka Raya, Borneosatu.co.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah resmi memulai program Operasi Katarak Gratis Tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya warga kurang mampu dan mereka yang tinggal di wilayah terpencil.

Program tersebut dibuka oleh Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, mewakili Gubernur Kalimantan Tengah, di Lobby Gedung Administrasi RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya, Rabu (3/6/2026).

Kegiatan ini melibatkan dokter spesialis mata, tenaga medis terlatih, serta puluhan calon pasien yang akan menjalani operasi katarak secara gratis. Hadir pula Pelaksana Harian Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah Eddy Kelana dan Pelaksana Harian Direktur RSUD dr. Doris Sylvanus Mikko Uriamapas Ludjen.

Dalam laporannya, Eddy Kelana mengatakan program tersebut tidak hanya bertujuan memulihkan fungsi penglihatan pasien, tetapi juga menekan angka kebutaan yang masih menjadi tantangan di sejumlah daerah.

“Melalui operasi katarak gratis ini, pemerintah berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperkuat kemandirian, serta memperluas pemerataan pelayanan kesehatan spesialistik,” ujarnya.

Sementara itu, Linae Victoria Aden saat membacakan sambutan Gubernur Kalimantan Tengah menegaskan sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah. Menurutnya, kualitas kesehatan masyarakat menjadi faktor penting yang menentukan kemajuan suatu daerah.

Ia menyebut pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan yang lebih merata, termasuk bagi masyarakat yang tinggal di kawasan pedalaman.

“Kami ingin memastikan seluruh masyarakat Kalimantan Tengah memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak,” kata Linae.

Menurutnya, keterbatasan biaya maupun akses layanan kesehatan tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat untuk memperoleh pengobatan, termasuk penanganan penyakit katarak yang dapat menyebabkan gangguan penglihatan hingga kebutaan.

Linae menegaskan program operasi katarak gratis merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus mewujudkan keadilan sosial di bidang kesehatan.

Usai membuka kegiatan, Linae menyerahkan bantuan kepada perwakilan keluarga pasien peserta operasi katarak. Ia juga meninjau langsung ruang operasi untuk memastikan kesiapan fasilitas dan pelayanan medis yang diberikan kepada para peserta.

Melalui program ini, Pemprov Kalimantan Tengah berharap semakin banyak warga yang dapat kembali memperoleh kualitas penglihatan yang baik sehingga mampu menjalani aktivitas sehari-hari secara mandiri dan produktif. (red/foto:ist)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *