Barito SelatanTni-Polri

Polisi Distribusikan 60.000 Liter Air Bersih ke Warga Terdampak Kekeringan di Barsel

16
×

Polisi Distribusikan 60.000 Liter Air Bersih ke Warga Terdampak Kekeringan di Barsel

Sebarkan artikel ini

Buntok, Borneosatu.co.id – Polres Barito Selatan (Barsel) bersama Polsek Dusun Hilir menyalurkan 60.000 liter air bersih kepada ratusan warga yang terdampak kekeringan di Desa Batampang, Kecamatan Dusun Hilir, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah.

Penyaluran air bersih tersebut dilakukan pada Sabtu (3/10/2026) dengan menyasar warga di Dusun Simpang Telo dan sejumlah permukiman yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Karena sebagian wilayah hanya dapat diakses melalui sungai, polisi menggunakan perahu kelotok untuk membawa tandon air menuju permukiman warga.

Kapolres Barito Selatan AKBP Eko Mardianto mengatakan, pendistribusian air dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepolisian terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau.

“Anggota Polres Barsel dan Polsek Dusun Hilir melakukan pendistribusian air bersih ke sejumlah lokasi. Karena jaraknya jauh dan juga melalui sungai, anggota menggunakan perahu atau kelotok membawa air bersih untuk disalurkan kepada warga,” kata Eko, Minggu (4/10/2026).

Sebanyak enam tangki air bersih disiapkan dalam kegiatan tersebut. Masing-masing tangki memiliki kapasitas 10.000 liter sehingga total air yang didistribusikan mencapai 60.000 liter.

Air tersebut berasal dari depot air minum hasil pengolahan milik masyarakat di Kelurahan Mengkatip.

Sebelum didistribusikan, air terlebih dahulu diperiksa. Hasil pemeriksaan menunjukkan air memiliki pH 7 atau berada dalam kondisi netral dan dinyatakan layak untuk dikonsumsi.

Personel Polsek Dusun Hilir yang dipimpin IPDA Usman bersama Bhabinkamtibmas dan anggota lainnya kemudian membawa air menggunakan kelotok menuju lokasi permukiman warga.

Polisi juga menyalurkan air di lokasi yang masih dapat dijangkau kendaraan.

Namun, untuk permukiman yang tidak dapat diakses kendaraan, air diangkut menggunakan tandon di atas kelotok dan dibawa menyusuri sungai.

Eko mengatakan, distribusi air bersih merupakan salah satu bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat yang terdampak kekeringan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan,” ujarnya.

Selain persoalan kekeringan, kepolisian juga terus melakukan upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Barito Selatan.

Penanganan karhutla dilakukan bersama TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemadam kebakaran, serta masyarakat.

Warga yang menerima bantuan pun menyampaikan apresiasi atas bantuan air bersih tersebut. Bantuan dinilai meringankan kebutuhan warga di tengah kondisi kemarau dan kekeringan yang terjadi di wilayah tersebut. (red/foto:ist)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *