NewsTni-Polri

Perkuat Pemadaman Karhutla, Polda Kalteng Produksi 1.607 Jerigen X-Fire

19
×

Perkuat Pemadaman Karhutla, Polda Kalteng Produksi 1.607 Jerigen X-Fire

Sebarkan artikel ini

Palangka Raya, Borneosatu.co.id – Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan memproduksi cairan X-Fire. Hingga 1 Oktober 2026, sebanyak 1.607 jerigen X-Fire telah diproduksi untuk mendukung penanganan karhutla di wilayah Kalteng.

Produksi cairan tersebut dilakukan Polda Kalteng bekerja sama dengan Staf Logistik Polri (Slog Polri). X-Fire merupakan formula cairan khusus hasil inovasi Slog Polri yang ditujukan untuk membantu proses pemadaman kebakaran, termasuk pada lahan gambut.

Karolog Polda Kalteng Kombes Pol Elijas Hendrajana mengatakan produksi X-Fire menjadi salah satu bentuk dukungan dalam memperkuat penanganan karhutla.

“Hingga 1 Oktober 2026, kami telah memproduksi sebanyak 1.607 jerigen, dengan kapasitas masing-masing 20 liter,” kata Elijas saat dikonfirmasi, Jumat (2/10/2026).

Menurut Elijas, produksi dilakukan secara berkelanjutan dengan kapasitas sekitar 80 hingga 150 jerigen per hari. Jumlah produksi disesuaikan dengan ketersediaan bahan baku dan kebutuhan di lapangan.

Dalam proses produksi, Polda Kalteng melibatkan 32 personel gabungan dari unsur Rolog, Sabhara, dan Brimob. Pelibatan personel tersebut berdasarkan Surat Perintah Kapolda Kalteng.

Adapun bahan baku untuk produksi X-Fire berasal dari Slog Polri dan Rolog Polda Kalteng di Palangka Raya.

Cairan yang telah diproduksi selanjutnya disiapkan untuk mendukung penanganan karhutla di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah. Distribusi dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan masing-masing wilayah.

“Terutama daerah yang memerlukan dukungan logistik lebih banyak dalam upaya pemadaman dan pendinginan lahan,” ujarnya.

Dalam penggunaannya, X-Fire dicampurkan dengan air menggunakan perbandingan 1:300. Artinya, satu liter cairan X-Fire dicampurkan dengan 300 liter air.

Penggunaan cairan tersebut dilakukan oleh personel yang bertugas menangani karhutla dengan menyesuaikan kebutuhan dan prosedur operasional di lapangan.

Terkait efektivitas dan keamanan penggunaan X-Fire, Elijas menyebut data pengujian tersedia di Slog Polri. Pengujian tersebut, kata dia, melibatkan tim profesional yang memiliki keahlian di bidang terkait.

Data hasil pengujian tersebut menjadi bagian dari pengembangan inovasi cairan X-Fire yang digunakan untuk mendukung penanganan karhutla, khususnya di kawasan lahan gambut.

Meski demikian, penggunaan X-Fire tetap dilakukan dengan memperhatikan petunjuk teknis dan prosedur keselamatan yang berlaku.

Polda Kalteng bersama Slog Polri juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan masyarakat dalam upaya penanggulangan karhutla.

Produksi dan distribusi X-Fire diharapkan dapat mendukung percepatan pemadaman serta pendinginan lahan, sekaligus membantu mencegah meluasnya kebakaran dan mengurangi dampak kabut asap terhadap masyarakat maupun lingkungan. (red/foto:ist)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *